300x250 AD TOP

Footer Widget 1

Footer Widget 3

wahyudiblogger. Diberdayakan oleh Blogger.

Footer Widget 2

Arsip Blog

Label

Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label Percetakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Percetakan. Tampilkan semua postingan

12.05.2012

Tagged under:

Sejarah Singkat Tentang Sablon


Sebelum kita mengetahui teknik cara menyablon alangkah baiknya saya mengulas sejarah singkat tentang sablon itu sendiri

• Teknik sablon adalah salah satu bagian dari ilmu grafika terapan yang bersifat praktis. Teknik sablon diaplikasikan  untuk mencetak berbagai media iklan visual seperti, kertas, kain, plat dan media yang lain yang tidak mengandung air. Cetak sablon digunakan untuk melakukan reproduksi desain, seperti kartu nama, kartu undangan, T’shirt, stiker dan lain-lain. dengan kuantitas lebih dari satu untuk menghasilkan hasil yang serupa.
• Cetak sablon atau cetak saring ini telah lama dikenal dan digunakan oleh bangsa Jepang sejak Tahun 1664. Ketika itu dikembangkan oleh Miyasaki dan Zisukeo Mirose dalam mencetak beraneka motif Kimono. Penggunaan teknik sablon dalam Kimono ini dilatar belakangi oleh kebijakan Kaisar Jepang yang melarang penggunaan kimono bermotif tulis tangan. Disebabkan Kaisar Jepang sangat prihatin dengan tingginya harga kimono yang bermotif tulis tangan yang beredar pada masanya dipasaran. Mulai saat itu kimono yang menggunakan motif dari cetak sablon mulai banyak digunakan oleh masyarakat Jepang. Akan tetapi cetak sablon pada saat itu belum berkembang dengan baik karena pengunaan kain kasa atau Screen belum di kenal. Pada saat itu penyablonan masih menggunakan teknik pencapan atau menggunakan model cetakan yang sering disebut dengan mal.
• Pada tahun 1907, seorang pria berkebangsaan Inggris bernama Samuel Simon, mengembangkan teknik sablon menggunakan chiffon sebagai pola cetakan. Chiffon merupakan bahan rajut yang terbuat dari benang sutra halus. Bahan rajut inilah sebagai cikal bakal kain kasa yang di kenal sekarang ini. Menyablon dengan cara ini adalah tinta yang akan dicetak akan dialirkan melaui kain kasa atau kain saring, sehingga gambar yang akan tercetak akan mengikuti pola gambar yang ada pada kain saring tersebut. Inilah sebabnya sehingga menyablon dengan teknik tersebut di sebut dengan silk screen printing yang berarti mencetak dengan kain saring sutra.
• Istilah teknik cetak saring ini tidak begitu dikenal di Indonesia. Istilah yang lebih populer yang dipakai di Indonesia adalah cetak sablon yang berasal dari bahasa Belanda, yakni Schablon. Kata ini berakulturasi sehingga menjadi bahasa serapan dan bermetamorfosis menjadi sablon. Dalam kamus besar bahasa Indonesia, kata sablon didefinisiskan sebagai pola berdesain yang dapat dilukis berdasarkan contoh.

Bagaimana cukup singkat kan ulasan sejarah tentang sablon dari saya.

Semoga anda sekalian mendapat manfaatnya dari ulasan ini.



Tagged under:

Tips Membedakan Kualitas Jersey Bola


Perbedaan Kualitas Jersey
1. KW Original
Kualitas produk KW Original sangat menyerupai dengan produk aslinya antara 95-99%. Perbedaan paling mendasar adalah di bahan jersey yang digunakan. Produk asli mempunyai bahan yang sangat halus dan ringan. Namun secara kasat mata, produk KW Ori tidak terlihat bedanya dengan produk asli.
Kadang juga disebut dengan istilah KW Super, Grade AAA dst.


2. KW 1
Kualitas produk KW1 sudah menyerupai produk aslinya antara 90-95%. Perbedaan utama biasanya terletak pada detail, kehalusan pernak-pernik maupun jahitan. Contohnya perbedaan dengan KW Original yg sering kami temukan adalah sbb:
- Label yg tertulis di dalam kerah lebih kasar
- Emblem buatannya lebih kasar
- Tag label lebih kasar
- Warna agak beda karena biasanya menggunakan bahan yang berbeda
- Bahan lebih tipis
Produk KW1 ada yang mengandung salah satu atau kesemua faktor di atas. Kabar baiknya, ini pun tidak terlalu kasat mata. Perbedaan baru akan terlihat saat produk KW Ori dan KW1 dibandingkan head to head.

3. KW 2
Kualitas produk KW2 hanya berkisar 75-80% mirip dengan produk asli. Produk KW2 sangat terlihat sebagai produk tiruan. Finishing agak kasar, ada komponen-komponen yang diganti, misalnya emblem woven diganti jadi bordir dst. Warna juga terlihat jauh beda dengan produk asli.

Tagged under:

Mengenal Alat dan Cara Kerja Sablon Digital

Mengenal Alat dan Cara Kerja Sablon Digital

Baiklah,....!!!sejenak saya akan mengulas dan membedah seputar alat dan cara kerja sablon digital untuk kaos secara singkat.
Bisnis berjualan kaos distro dan layanan sablon digital saat ini tengah berkembang dengan pesat khususnya di Indonesia. Hal ini ditopang  dengan trend di kalangan masyarakat muda yang selalu minginkan  memiliki kaos dengan desain yang unik dan tampilan yang nyentrik. Dengan sablon digital, disain kaos yang sudah dibuat bisa lebih fleksibel dan  variatif , karena tidak ada biaya minimum order mahal yang harus bisa dicover untuk jumlah produksi tertentu seperti cara sablon traditional. Dengan cara digital, biaya produksi untuk membuat per kaos akan selalu sama, apakah hanya membuat satu atau banyak. Perbedaannya hanya di biaya banyaknya dan tingkat kerumitan disain saja.

Bila kita cermati bisnis kreatif sablon digital memiliki peluang usaha yang bagus pada saat ini dan di masa depan. Apalagi didukung dengan modal untuk memulainya yang relative murah terjangkau, tidak butuh listrik terlalu besar sehingga bisa dilakukan dari rumah(Home Industri). Dengan kemudahan prosesnya, jika anda bisa mencetak hasil disain anda dengan menggunakan printer melalui komputer, anda sudah bisa membuat kaos dengan sablon digital dengan sedikit tambahan mesin press kaos.

Pemilihan alat sablon digital mempengaruhi kelancaran bisnis menjual kaos distro yang Anda jalankan. Seringkali pelaku bisnis sablon digital mengalami kegagalan karena minimnya pengetahuan untuk mendapatkan mesin sablon digital yang berkualitas dengan harga terjangkau. Sangat disarankan untuk melakukan riset terlebih dulu terhadap paket sablon digital yang akan Anda pilih. Hal ini akan memakan waktu lebih lama namun dengan jaminan hasil yang lebih baik dibanding pembelian mesin sablon tanpa perencanaan.

Cara Kerja Sablon Digital
Salah satu cara memproduksi kaos distro dengan sablon digital yang paling mudah/sederhana adalah dengan menggunakan tehnik yang disebut dengan sublimation/sublimasi. Dengan teknik sublimasi, anda akan mampu menghasilkan baju dan kaos sablon digital dengan kualitas bagus dan dalam beberapa menit saja.

Peralatan yang diperlukan:
1. Printer warna yang dimodifikasi dengan tinta sublimation
2. Gunakan kertas sublimation transfer untuk hasil terbaik
3. Sebuah mesin hot press kaos listrik.
4. Baju/kaos dengan bahan yang tidak murni cotton, tetapi mengandung polyster (semakin besar polysternya sebagai bagus), dan warna putih atau warna muda.

Pilihan paket sablon digital bisa dilihat di sini
Langkah-langkah:
1. Cetak disain secara mirror
2. Posisikan cetakan kertas transfer dengan sisi tinta sublimation menyentuh pada sisi kaos dan letakkan pada mesin hot press kaos.
3. Jepit kaos tsb dengan temperature dengan waktu yang sudah ditentukan (temperature dan waktu tergantung dengan ketebalan bahan kaos, tetapi kisaran waktu biasanya hanya beberapa menit saja)
4. Lepas kertas tsb dari bahan kaos, dan gambar/tinta sublimation akan pindah/menyatu dengan kaos. Proses selesai.

semoga info dari saya bermanfaat kiranya untuk anda sekalian
always best regard's untuk smua pembaca..


Tagged under:

Jenis Tinta Untuk Digital Printing

pada kesempatan saya ini ingin memuat artikel seputar jenis tinta untuk digital printing .Pada umumnya tinta yang dipakai untuk mesin plotter digital dibedakan menjadi dua jenis yaitu : water based inks dan solvent based inks.
1.      Water based inks digbagi menjadi 2 jenis yaitu tinta dye dan tinta pigment.

-          Tinta dye membuat hasil cetakan warna yang sangat sempurna tetapi memiliki kekurangan yaitu ketahanan yang pendek apabila digunakan untuk ruangan terbuka(outdoor).
-          Tinta pigment memiliki hasil cetakan warna yang cukup bagus namun tidak sebagus tintadye dan memiliki ketahanan yang cukup baik, untuk di dalam ruang mampu bertahan sampai ratusan tahun sedangkan di luar ruang mampu bertahan sampai 4 tahun dengan bantuan laminasi.

2.      Solvent based inks juga terdiri dari dua jenis yaitu Mild solvent dan Standard solvent.

-          Mild solventmemberikan hasil cetakan warna yang sempurna serta dapat digunakan pada coated media dan uncoated media. Mild solvent pada umumnya mampu bertahan 3 tahun di luar ruang dan mampu bertahan sampai 5 tahun untuk luar ruang dengan bantuan laminasi.
-          Mild solvent sangat ramah lingkungan karena tidak bau sehingga tidak memerlukan ventilasi khusus dalam proses penggunaannya.
Tinta solvent / Standard Solvent saikelngat baik diaplikasikan untuk uncoated media dan memiliki kekuatan yang sangat bagus untuk luar ruang (outdoor). Akan tetapi tinta ini menimbulkan bau yang sangat menyengat sehingga membutuhkan ventilasi khusus dalam proses penggunaannya.
Selain jenis tinta di atas dikenal juga jenis tinta yang lain yaitu tinta sublimasi (Heat transfer inks). Tinta ini pada umumnya masuk ke dalam kategori water based inks, tinta ini digunakan untuk proses sablon digital seperti kaos, mug, piring, keramik, dan sebagainya.

Semoga artikel dari saya diatas dapat memberikan banyak manfaat bagi penulis serta pembaca sekali.


12.04.2012

Tagged under:

MENGENAL PERALATAN SABLON

MENGENAL PERALATAN SABLON

Sebelum kita memulai dan mengetahui tentang teknis proses menyablon, alangkah baiknya kenal beberapa peralatan dan perlengkapan yang penting dalam sablon.

Pada kesempatan ini kucoba-untuk-belajar.blogspot.com ingin mengenalkan Peralatan inti yang harus kita siapkan beserta penjelasannya....!!!!!

1. Film sablon. Adalah kertas  atau kalkir atau film cetak berupa plastik yang berisi Model gambar/desain/tulisan yang bakal kita tuangkan dalam obyek sablon (kaos, kertas, plastik, karton, dsb. Film ini dapat di desain komputer lalu diprint menggunakan tinta laser atau kita bisa datang ke tempat yang menyediakan fasilitas print out film untuk cetak. Sebagai catatan kita harus menghindari menggunakan printer warna berbasis tinta cair untuk membuat film sablon , karena hasilnya kurang bagus/tajam). Desain sablon pada umumnya menggunakan program design grafis yang bernama Coreldraw/freehand ataupun Adobe photoshop.

2. Screen (baca: skrin), merupakan media yang digunakan untuk mengantarkan tinta sablon ke obyek sablon. Umumnya berupa kayu ada juga yang menggunakan aluminium yang disusun persegi empat kemudian dipasang kain khusus. Ada berbagai macam ukuran, kitapun bisa membuat ukuran sesuai dengan keinginan kita. Pada umumnya screen yang beredar dipasaran berukuran 30x40cm, 20×30 cm, sampe ada screen
ukuran Jumbo alias super besar jaga ada  yang biasa di buat untuk sablon spanduk.

3. Rakel. Berguna untuk menyapu tinta sablon yang ada di Screen supaya tercipta gambar di obyek sablon. Berbahan baku dari karet yang diberi pegangan kayu/aluminium khusus  memanjang.

4. Tinta sablon. Ada berbagai macam jenis dan nama tinta bergantung dari sablon apa yang anda inginkan. Ada tinta sablon untuk kertas, ada juga buat kaos, tinta sablon khusus plastik, tinta sablon untuk plat besi atau alumunium. tergantung pada media apa anda ingin memakai tinta sablonnya. Sebagai catatan jangan sampai kita salah membeli tinta sablon, untuk menghindari hasil yang kurang maksimal

5. Cairan-cairan pencampurberguna untuk mencampurkan tinta agar sesuai dengan tingkat kekentalan and warnanya. Bisa cairan M3, M3 Super, M4, tinner, minyak tanah, bensin dan sebagainya.

6. Meja sablon.  Meja sablon ni terbuat dari rangka besi ataupun kayu. Di bagian atas adalah kaca transparan, dan dibawahnya diletakkan lampu neon agar bisa terlihat jelas saat menyablon.

7. Hair dryer. Berguna untuk mempercepat proses pengeringan  media yang sudah di sablon.

8. Lampu Neon. Diletakkan di bawah kaca meja yang ditempel dengan rangka besi ataupun kayu.

9. Tempat penjemuran. Ini bisa berupa triplex panjang berukuran 1,5 meter untuk tempat menjemur kaos yang sudah disablon agar cepat kering. Jumlahnya tergantung banyaknya kaos yang disablon. Peran sinar matahari terik sangat dibutuhkan agar proses pengeringan lebih cepat.

10. Beberapa peralatan pendukung. Seringnya kita lebih banyak membutuhkan beberapa peralatan pendukung agar menyablon lebih mudah dan cepat. Banyak perlatan yng kadang tak terpikirkan malah bisa membantuk proses menyablon, disinilah kita semua dituntut untuk menuangkan kreatifitas kita.

Singkatnya ini hanya beberapa alat yang mendukung kita untuk menyablon. Semoga artikel  kucoba-untuk-belajar.blogspot.com ini dapat bermanfaat bagi anda semua


Tagged under:

Info Seputar Jenis Kaos

Info Seputar Jenis Kaos

Mungkin diantara kita masih banyak yang kurang memahami jenis kain atau jenis bahan kaos, walaupun hampir setiap hari kita memakainya. Bagi yang sudah mengetahui jenis-jenis bahan kaos pun, acap kali sulit membedakan bahan kaos antara satu dengan yang lainnya.

Pada kesempatan ini kucoba-untuk-belajar.blogspot.com ingin memberikan sedikit info dan tips yang kami ketahui tentang jenis-jenis bahan kaos yang beredar di pasaran  saat ini. Semoga info ini sedikit banyakdapat membantu meningkatkan pengetahuan anda dan kami tentunya , agar kita dapat lebih selektif dalam memilih produk kaos, baik untuk dipakai sendiri maupun untuk kepentingan bisnis.

Berdasarkan bahan dasar pembuatnya, bahan kaos yang terdapat di pasaran ada beberapa macam. Jenis bahan kaos yang umum ditemukan adalah Cotton Combed, Cotton Carded, CVC, TC, PE, Hyget.
Jenis bahan kaos diatas pada dasarnya digunakan untuk kaos oblong. Untuk kaos berkerah atau kaos polo ( polo shirt), biasanya digunakan bahan cotton pique atau lacoste. Sedangkan untuk jaket, jumper, atau hoodie, umumnya menggunakan bahan fleece atau terry.

Apabila kita mengutamakan kenyamanan, pastikan menggunakan kaos yang menggunakan bahan 100% katun.

Sekedar informasi bahwa masing masing pabrik bahan kaos memproduksi kualitas produk yang berbeda, disebabkan perbedaan kualitas bahan baku kapas, perbedaan proses produksi dan quality control, serta perbedaan proses washing serta finishingnya. Oleh karenanya, bahan cotton combed dari pabrik A, bisa saja sedikit berbeda kualitas dan teksturnya dengan pabrik B, demikian pula, produk bahan kaos yang dijual di toko kain X bisa jadi berbeda dengan toko kain Y. Bahan kaos seratus persen katun (100% cotton) adalah bahan kaos yang 100 % terbuat dari serat kapas alam.

Keistimewaan bahan kaos 100% katun adalah karena bahan ini memiliki karakteristik bahan yang relatif halus, dingin, nyaman dipakai, dan menyerap keringat, sehingga sangat direkomendasikan untuk dipakai di wilayah beriklim tropis seperti indonesia.

JENIS BAHAN KAOS

Serat benang pada bahan lebih halus. Hasil rajutan dan penampilan bahan lebih halus dan rata. Berdasarkan jenis benang yang digunakan pada mesin rajutnya, bahan cotton combed memiliki beberapa jenis: 20s, 24s, 30s, 40s. Semakin besar angkanya, semakin halus dan tipis bahannya, dan semakin mahal harganya. Untuk kaos distro umumnya memakai jenis 20 s dan 30s.

2. 100% COTTON CARDED
Serupa tapi tak sama  dengan bahan cotton combed, bahan cotton carded memiliki beberapa jenis: 20s, 24s, dll, berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasi (gr/m2) di mesin rajutnya. Hanya saja serat benang yang digunakan dalam bahan cotton carded ini memiliki kekurangan yaitu kurang halus. Begitu pula dengan hasil rajutan dan penampilan bahan kurang halus dan kurang rata. Umumnya bahan cotton carded ini digunakan untuk kaos-kaos dengan target pasar kelas menengah, karena harganya relatif lebih murah dibandingkan cotton combed, memiliki tekstur kurang halus namun tetap nyaman dipakai karena terbuat dari 100% serat kapas alam.

3. CVC ( COTTON VISCOSE)
Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat.

4. TC (TETERON COTTON)
Jenis bahan ini adalah campuran dari 35% Cotton Combed dan 65% Polyester (Teteron). Dibandingkan bahan kaos katun (Cotton), bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan ’shrinkage’ (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali. Harganya pun relatif lebih murah.

5. POLYESTER atau PE
Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi kemudian dibuat untuk bahan kaos berupa serat fiber poly. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas jika dipakai.

6. HYGET
Jenis bahan ini juga terbuat dari plastik, namun lebih tipis. Sering digunakan untuk keperluan pilkada atau kampanye partai karena harganya yang sangat murah. Seperti yang kita ketahui, bahan dasar dari semua pakaian adalah benang. Untuk suatu benang menjadi kain kaos, harus melalui proses dirajut atau knitting. Baik jenis benang maupun tipe rajutan pada kain kaos berbeda-beda.

Semoga info kucoba-untuk-belajar.blogspot.com ini dapat memberikan manfaat buat pembaca sekalian...!!!!

Silahkan baca artikel selanjutnya dari kucoba-untuk-belajar.blogspot.com tentang jenis rajutan untuk bahan kaos....


Tagged under:

JENIS RAJUTAN UNTUK BAHAN KAOS

JENIS RAJUTAN UNTUK BAHAN KAOS

Seperti janji sebelumnya, maka pada kali ini kucoba-untuk-belajar.blogspot.com ingin berbagi ataupun sekilas info untuk agan-agan sekalin seputar jenis rajuta untuk bahan kaos.

JENIS RAJUTAN UNTUK BAHAN KAOS

(Contoh: Cotton Combed 20s, 24s, 30s, 40s, huruf S berarti single knitt) Pengertian teknisnya adalah rajutan jarum single. Penggunaan bahan kaos hanya satu permukaan saja, artinya kaos tidak bisa digunakan dibolakbalik (2 permukaan). Jenis rajutan rapat, bahan padat, kurang lentur (stratching). Sebagian besar produk kaos yang ada di pasaran adalah memakai jenis rajutan Single Knitt.

 (Contoh: Cotton Combed 20d, 24d, 30d, 40d, huruf D berarti double knitt) Sebutan lainnya adalah interlock. Pengertian teknisnya adalah rajutan Jarum Double sehingga bahan kaos bisa digunakan bolak-balik (atas bawah tidak masalah). Jenis rajutan tidak rapat, bahan kenyal, lembut, dan lentur. Produk kaos yang biasa memakai rajutan jenis ini adalah pakaian untuk bayi dan anak-anak.

Pengertian teknisnya adalah rajutan dengan texture / corak atau motif. Penggunaan tidak bisa dibolak-balik. Jenis rajutan bertexture, bulat, kotak, atau menyerupai segitiga kecil-kecil. Sebagian orang ada yang menyebut bahan ini Cuti, dan hanya lazim digunakan untuk Polo Shirt atau Kaos Kerah. Sama seperti combed, kain pique/lacoste di pasaran dapat dibedakan berdasarkan bahan dasarnya (cotton, cvc, polyseter), jenis benangnya (20′s, 30′s), serta corak rajutannya.

Pengertian teknisnya adalah rajutan kombinasi benang warna (Yarn Dye). Penggunaan tidak bisa di bolak-balik. Jenisnya bisa Single Knitt maupun Double Knitt. Finishing harus openset / belah. Orang awam menyebut bahan ini dengan sebutan bahan salur / warna-warni. Biasa digunakan untuk produk kaos dewasa (Pria, Wanita, T-Shirt, maupun Polo Shirt).

Pengertian teknisnya adalah rajutan dengan variasi cabut jarum. Penggunaannya bisa di bolak-balik. Jenis rajutan texture garis lurus vertikal, lembut,  dan lentur. Produk kaos ini banyak digunakan untuk Rib Leher (T-Shirt), Ladies T-Shirt Body Fit, dan kaos singlet.

Bahan dasar dari semua pakaian adalah benang. Untuk suatu benang menjadi kain kaos, harus melalui proses dirajut atau knitting dengan mesin khusus.

1. BENANG 20S. Biasanya dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 180 sampai dengan 220 gram/m2 untuk jenis rajutan Single Knitt.

2. BENANG 24S Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 170 sampai dengan 210 gram/m2 untuk jenis rajutan Single Knitt.

3. BENANG 30S Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 140 sampai dengan 160 gram/m2 untuk jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 210 sampai dengan 230 gram/m2 untuk jenis rajutan Double Knitt.

4. BENANG 40 S Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 110 sampai dengan 120 gram/m2 untuk jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 180 sampai dengan 200 gram/m2 untuk jenis rajutan Double Knitt.

Demikianlah penjelasan singkat kucoba-untuk-belajar.blogspot.com seputar jenis rajutan dan benang benang yang bisa dipakai untuk membuat sebuah kaos!!!

Tiap-tiap jenis diatas memiliki kelebihan serta kekurangannya sendiri...semoga penjelasan ini dapat mendatangkan banyak manfaat bagi pembaca sekalian...!!!